Simak Manfaat Lada yang Sayang guna Dilewatkan

Simak Manfaat Lada yang Sayang guna Dilewatkan
Lada atau merica adalahsalah satu bumbu dapur yang paling tidak sedikit digunakan dalam masakan, terutama masakan Indonesia. Ada dua jenis lada yang dikenal oleh masyarakat, yakni lada hitam dan lada putih. Namun, tahukah kita selain digunakan sebagai bumbu dapur, ternyata terselip guna lada dalam bidang kesehatan yang sayang guna dilewatkan.

Lada sendiri adalahbuah mentah yang didapatkan dari tumbuhan Piper nigrum. Sejarah menulis bahwa pada abad ke-18, pengembara asal Portugis mempunyai nama Vasco de Gama, telah memimpin pengiriman dalam tujuan mencari eksistensi lada guna diperdagangkan. Di samping menjadi komoditas yang paling tidak sedikit diperdagangkan di semua dunia, ternyata lada pun sudah lama dimanfaatkan dalam penyembuhan tradisional di India. Hingga kini, terdapat yang memandang guna lada bisa menyembuhkan situasi tertentu, laksana sakit perut, bronkitis, malaria, dan kolera, walau teori ini masih butuh mendapat pembuktian lebih lanjut.



Berbagai Manfaat Lada guna Kesehatan

Lada adalahjenis rempah yang berisi sekian banyak  nutrisi yang baik guna kesehatan. Satu sendok teh lada berisi 6 kalori, 0,2 gram protein, 1,4 gram karbohidrat, dan 0,6 gram serat. Tak melulu itu, lada pun berisi kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, vitamin A, B1, B2, B3, B6, serta vitamin K, meskipun dalam jumlah yang sedikit. Dengan nutrisi inilah, tidak heran andai lada bisa memberikan guna kesehatan untuk tubuh.

Berikut ialah beberapa guna lada guna kesehatan, yaitu:

    Meredakan hidung tersumbat
    Jika merasakan hidung tersumbat, Anda bisa memanfaatkan lada untuk menolong meredakan situasi tersebut. Lada diketahui berisi dekongestan alami yang dapat mengencerkan penumpukan lendir di drainase pernapasan. kita pun dapat memperoleh guna lada ini dengan teknik mencampurkan tidak banyak lada pada sejumlah masakan berkuah, contohnya saja sup ayam.


    Mencegah kehancuran sel
    Radikal bebas adalahsalah satu penyebab kehancuran sel-sel di dalam tubuh. Bagi mencegah kehancuran tersebut, Anda butuh mendapatkan asupan antioksidan yang cukup. Antioksidan dapat Anda peroleh dari pelbagai buah dan sayuran. Namun, kita juga dapat memperoleh antioksidan dari lada. Lada diketahui mempunyai kandungan antioksidan yang lumayan tinggi. Tidak melulu itu, lada pun diketahui mempunyai efek antiradang yang bisa mencegah kehancuran sel.


    Menghambat perkembangan bakteri
    Berdasarkan keterangan dari sebuah riset di laboratorium, ekstrak lada dapat menghambat perkembangan bakteri, laksana E. coli, Listeria, Salmonella, dan Staphylococcus. Hal ini disebabkan lada mempunyai sifat antibakteri alami yang dapat mencegah bakteri-bakteri itu berkembang di makanan.


    Membantu mengobati penyakit lambung
    Manfaat lada sekitar ini diketahui dapat menolong orang yang kendala menelan, terutama pada lansia. Manfaat lada lebih jauh pun diketahui dapat menolong mencegah gangguan lambung. Ekstrak lada hitam yang mempunyai efek anti radang dan antibakteri, ampuh dalam menghambat perkembangan bakteri H. pylori yang dapat mengakibatkan tukak lambung.


    Mampu meredakan radang sendi
    Di samping mempunyai sifat antibakteri, ternyata kandungan piperin pada lada pun mempunyai sifat antiradang yang diperkirakan mampu meminimalisir peradangan dan nyeri pada penderita arthritis. Sebuah riset bahkan mengungkapkan, piperin pada lada bermanfaat untuk menghambat hormon prostaglandin serta zat interleukin yang dapat merangsang peradangan pada sendi. Hanya saja, riset ini masih sekedar uji jajaki terhadap hewan.


    Mengontrol kadar gula darah
    Minyak lada diperkirakan mampu menangkal diabetes tipe 2. Sebuah riset bahkan mengungkapkan, kandungan piperin di lada dapat menurunkan kadar glukosa dalam darah. Sementara, riset lain menuliskan piperin bermanfaat untuk menghambat enzim amilase dalam memecah pati menjadi glukosa. Kendati demikian, kedua riset ini masih sekedar uji jajaki terhadap hewan, dan belum ada riset yang meyakinkan guna lada sebagai obat diabetes pada manusia.

Meski terdapat sekian banyak  potensi guna lada untuk kesehatan, tetapi Anda tetap mesti arif dalam mengonsumsi lada. Wanita hamil pun disarankan untuk tidak mengonsumsi lada secara berlebihan, untuk meminimalisir risiko terjadinya keguguran. Di samping itu, hindari pula pemakaian lada di kulit, karena dapat menyebabkan rasa panas dan kemerahan, terutama bila kita mempunyai kulit sensitif. Konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum Anda menyimpulkan untuk mencoba sekian banyak  manfaat lada tersebut, terutama andai Anda memiliki situasi kesehatan tertentu.
Share This :